Newest Post

Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

STANDAR PETUNJUK TURING

# STANDAR PETUNJUK TURING

Untuk menghindari kesalah-pahaman dan opini yang mungkin saling bersinggungan, kali ini penulis mencoba memaparkan tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) touring, dan juga prosedur tetap (protap) BACASELENGKAPNYAtouring berikut dengan tata tertib (tatib) yang berlaku.
Disini penulis menjabarkan mekanisme perhelatan touring sesuai pengalaman pribadi.
Pada prinsipnya sebuah klub motor, komunitas motor ataupun kumpulan motor lainnya ketika akan melakukan touring biasanya mereka sudah memiliki juklak, protap, tatib maupun aturan main touring.
Mereka tidak semena-mena hanya menjalankan touring motor tanpa adanya petunjuk dan pengarahan dari seorang leader (pimpinan).
Belajar dari pengalaman bersama Komunitas/Klub Motor bahwasanya segala ketentuan touring dan tata cara berkendara seharusnya menetapkan prinsip “Safety Riding” (keamanan berkendara).
Pada prinsipnya semua Komunitas/Klub Motor sudah memiliki pemahaman, maupun penerapan ‘Safety Riding’ berlandaskan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah (PP) antara lain:

PP No. 42/1993 Tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan
PP No. 43/1993 Tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan
PP No. 44/1993 Tentang Kendaraan dan Pengemudi
UU No. 14/1992 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Semua anggota Komunitas/Klub motor memiliki SIM (Surat Ijin Mengemudi) dan melewati proses pengujian yang benar. Sudah barang tentu pemilik SIM sudah mengetahui sanksi hukum jika ada pelanggaran yang dibuatnya. Jika benar ada pelanggaran, itupun pelanggaran per individu dan tidak lagi menjadi kapasitas pengawasan dari Komunitas/Klub Motor.
Jika memang ada pelanggaran yang diketahui oleh Pengurus Komunitas/Klub Motor maka biasanya sanksi yang diberikan teguran melalui tulisan e-mail atau juga ketika acara kopdar (kopi darat). Namun ada juga komunitas atau klub motor yang melakukan “publikasi” melalui sarana milis (mailing list). Setidaknya sanksi melalui publikasi ini dapat memberikan efek jera bagi anggotanya yang melanggar UU Lalu-Lintas.
Ketika sebuah Komunitas/Klub Motor melakukan touring, biasanya seluruh rangkaian touring diatur dengan profesional serta penuh tanggung jawab dari para pengurusya maupun dari seluruh anggota. Tanggung jawab ini merupakan “harga diri” dari sebuah nama Komunitas/Klub Motor yang tetap harus dijaga.
DIBAWAH INI ADALAH CONTOH MEKANISME TOURING (tidak baku, hanya sekedar contoh berdasarkan pengalaman penulis)
  1. Membentuk Panitia jika touring melibatkan lebih dari 50 peserta (bikers).
  2. Menentukan PIC (Person in Charge) atau Group Leader (GL) jika peserta touring di bawah 50.
  3. Panitia/PIC menyusun acara antara lain: menetapkan lokasi, membuat nama acara, membuat maksud dan tujuan acara, menetapkan waktu pelaksanaan, menetapkan biaya, menetapkan rute perjalanan, menetapkan titik kumpul, dan menetapkan jadwal pendaftaran (batas waktu).
  4. Panitia/PIC membuat publikasi, undangan dan sosialisasi program acara touring. Sekaligus mencari sponsor (jika memungkinkan).
  5. Panitia/PIC membuatkan “Surat Jalan” yang dikeluarkan Kantor Polda/Polres/Polsek (salah satu).
  6. Panitia/PIC menetapkan “Persyaratan Standard Teknis atau Kelayakan Motor” peserta touring.
  7. Form pernyataan diisi oleh peserta antara lain data-data jika terjadi keadaan darurat, maupun pernyataan dan tanggung jawab peserta jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
  8. Setelah jumlah dan nama peserta terkumpul, Pantia/PIC harus menetapkan petugas touring yaitu: ‘Road Captain (RC)’, ‘Vooridjer (VJ)’, dan ‘Sweeper (SW)’ untuk setiap grup.
  9. Pembagian grup atau konvoi ditetapkan dengan batas toleransi max. 10 (sepuluh) motor per grup dengan interval start sekitar 5-10 menit. Masing-masing Komunitas/Klub memiliki kebijaksanaannya sendiri dan dikondisisikan sesuai dengan rute yang akan dilewati.
  10. Setiap grup masing-masing bertanggung-jawab atas grup nya sendiri. Jika terjadi pertemuan antara dua grup dalam perjalanan, terpaksa salah satu grup harus memisahkan diri. Bisa jadi grup yang tadinya ada dibelakang, diijinkan untuk melewati grup yang didepan (kasus demi kasus).
  11. Petugas touring yang dipilih oleh Panitia/PIC harus memiliki jam terbang atau pengalaman touring, karena diharapkan mampu memberikan contoh yang baik kepada anggota lainnya, khsususnya kepada yang baru pertama kali ikut touring.
  12. Jika tujuan touring ke Lampung (contoh saja), maka Panitia/PIC dari Jakarta lebih dulu menghubungi rekannya di Lampung untuk berkoordinasi perihal penyambutan, pengawalan, penginapan, rencana tujuan wisata di Lampung dan sekitarnya.
  13. Sebelum start, petugas teknis melakukan ’screening’ untuk semua motor sesuai isian form pernyataan dan standard pemeriksaan. Jika kondisi motor, atau perlengkapan touring tidak memenuhi syarat, maka peserta dicoret atau tidak boleh ikut serta.
  14. Sebelum start, petugas ‘Road Captain (RC)’ mengadakan ‘briefing’ sekaligus sambutan dan pengarahan tentang tujuan dan maksud touring, menyampaikan tata-tertib berkendara, serta arti dan makna dari “Safety Riding”.
  15. Sebelum start, petugas RC harus jelas menegaskan tentang pentingnya ‘hak dan kewajiban sesama pemakai jalan’, ‘keselamatan umum’, ‘opini masyarakat’, ‘mengurangi bunyi klakson’, ‘peraturan lalulintas’ dan semua bikers harus tetap berlaku sopan/santun.
  16. Sebelum start, petugas RC perlu menjelaskan mengenai rute yang akan dilewati, baik arah pergi maupun arah pulang, sekaligus menentukan titik-titik pemberhentian, menentukan waktu istirahat, dan membuat kesepakatan baru jika ada dan perlu.
  17. Sebelum start, para peserta yang menggunakan RAKOM (radio komunikasi) harus saling berkoordinasi untuk menentukan saluran frekuensi yang dipergunakan. Pilihan saluran yang harus disiapkan sejak awal minimum ada 2 atau 3 channel, yaitu saluran utama dan saluran cadangan.
  18. Giliran petugas VJ melakukan pengaturan barisan konvoi sesuai ’skill riding’ masing-masing peserta. Barisan juga disesuaikan dengan pemilik RAKOM. Pergantian urutan bisa terjadi sesuai kenyamanan maupun pengamatan petugas SW ketika grup berhenti saat isi bensin atau istirahat minum/makan. Segala sesuatunya harus bisa dikondisikan sesuai keadaan di lapangan.
  19. Petugas VJ wajib melakukan ‘briefing’ tentang tata-cara berkendara selama touring, yaitu menyampaikan “bahasa isyarat touring” atau “hand signal group riding“. Ia harus berdiri ditengah atau didepan semua peserta sambil memberikan contoh semua gerakan-gerakan atau isyarat touring yang berlaku.
  20. Pada bagian akhir diberikan waktu tanya/jawab. Setelah itu petugas VJ menutup briefing dengan berdoa, kemudian bersiap dimotor untuk segera start.
BAHASA ISYARAT TOURING
Pada bagian terakhir ini ‘VJ Touring’ wajib memberikan simulasi serta menjelaskan arti dari pada “bahasa isyarat touring” yang harus dilakukan oleh semua peserta secara berurutan. Jika ‘VJ Touring’ memberikan isyarat kaki diturunkan, artinya ‘VJ Touring’ memberikan tanda ada jalan bergelombang, atau sebagai tanda ada jalan yang berlubang, atau juga hal lainnya yang bisa membahayakan grup.
‘VJ Touring’, berada diposisi paling depan, memberikan bahasa isyarat touring yang kemudian diteruskan secara berurutan sampai pada peserta di belakang. Hal ini harus dilakukan karena penerapan “Safety Riding”, yaitu keselamatan berkendara dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Bahasa isyarat touring” atau “hand signals group riding” yang dipergunakan di Indonesia pada umumnya adalah sama sebagaimana telah dipakai oleh berbagai komunitas maupun klub motor di Indonesia ketika mereka melakukan touring .
CONTOH GAMBAR (dikutip dari: www.a3hog.com)
Gambar dibawah ini adalah sekedar contoh yang sekiranya harus dilakoni oleh ‘Petugas VJ Touring’ karena ia akan memimpin barisan grup, sudah tentu posisinya harus berada di barisan paling depan. Kemudian bahasa isyarat yang diberikan oleh VJ harus di ikuti oleh peserta secara berurutan mulai dari peserta nomor dua dan terus kebelakang.
Namun pada prakteknya contoh gambar-gambar yang dikutip dari website http://www.a3hog.com untuk beberapa isyarat mempunya arti dan makna yang berbeda. Hal ini karena disesuaikan dengan gaya dan riding style dari setiap komunitas, klub motor, jenis motor yang dipakai. maupun sikap dari pengendara itu sendiri.
Catatan:
Untuk setiap keterangan yang ada dibawah ini hanyalah berdasarkan pengalaman pribadi penulis ketika mengikuti touring secara grup.
1. START MESIN: Petugas VJ memberikan isyarat ‘hidupkan mesin’ dengan tangan kanan keatas sambil memainkan jari telunjuk tangan kanan.
Posisi masih berhenti dan kode start harus didahului oleh klakson dari petugas SW yang ada paling belakang. Usai klakson SW tadi, VJ memberikan acungan jempol tangan kanan/kiri agar dilihat oleh semua peserta, artinya ‘ready to go.’
2. BELOK KIRI: Petugas VJ memberikan isyarat ‘belok kiri’ dengan cara mengayunkan tangan kiri sampai batas pundak sebelum ia belok ke kiri.
3. BELOK KANAN: Petugas VJ memberikan isyarat belok kanan dengan cara mengangkat tangan kiri sampai keatas helm, dengan telapa tangan kiri tebuka mengarak kekanana. Gerakan dilulangi beberapa kali menunjuk kekanan.
4. BAHAYA DI SISI KIRI: Petugas VJ memberikan isyarat ada ‘bahaya di sisi kiri’ dengan mengangkat tangan kiri, serta menurunkan tangan kirinya ke bawah sambil membuka jari telunjuknya. Menunjuk sesuatu kebawah kiri seperti ada lubang atau jalan rusak. Cara ini jauh lebih baik dari pada dengan mengangkat kaki.
5. BAHAYA DI SISI KANAN: Kalau pengendara bisa melepas gas dengan situasi aman, maka isyarat memberikan ‘bahaya di sebelah kanan’ bisa saja dilakukan dengan mengangkat tangan kanan dan menunjuk ke arah kanan.
6. BAHAYA DI SISI KANAN: Petugas VJ jika terpaksa memberikan isyarat ‘bahaya disisi kanan’ dengan cara mengangkat kaki kanan secukupnya. Isyarat ini bukan aksi mau menendang, tetapi hanya sekedar memberitahukan adanya bahaya dikanan karena tangan kanan pengendara harus tetap pegang handle gas
7. BAHAYA DI SISI KIRI: Sama dengan kondisi diatas, Petugas VJ bisa juga memberikan isyarat ada ‘bahaya disisi kiri’ sambil mengangkat kaki kiri secukupnya. Sekali lagi isyarat-isyarat menggunakan kaki bukan bermaksud menendang, tetapi hanya memberitahukan ada bahaya di kiri sementara tangan kiri pengendara harus pegang kopling.
8. TAMBAH KECEPATAN etugas VJ memberikan isyarat ‘tambah kecepatan’ dengan cara mengangkat tangan kiri sambil menunjukkan jari telunjuk kirinya. Isyarat ini bisa juga di lakukan dengan membuka telapak tangan kiri kemudian digerakkan kedepan berulang-ulang. Gerakan tangan yang lain, yaitu tangan kiri diangkat ke atas kemudian didorong kedepan. Pesannya mengatakan ‘ayo maju lagi, yuk kita lebih cepat lagi’. Isyarat ini harus melihat kondisi jalan, apakah aman serta memungkinkan kecepatan bisa ditambah.
9. KURANGI KECEPATAN: Petugas VJ memberikan isyarat ‘kurangi kecepatan’ dengan cara melepas lengan tangan kiri dari handle kopling dengan secukupnya kemudian telapak tangan terbuka dimainkan atau diayunkan dengan perlahan. Bisa juga lengan tangan kiri secara besar diayun-ayunkan agar terlihat oleh semua peserta. Biasanya isyarat ini dilakukan ketika melewati tikungan-tikungan di pegunungan atau di jalan lurus dimana VJ minta kecepatan dikurangi secara perlahan, atau juga VJ minta extra perhatian grup untuk selalu “hati-hati”.
10. RAPATKAN BARISAN: Petugas VJ memberikan isyarat ‘rapatkan barisan’ dengan mengangat tangkat kirinya keatas, mengepalkan telapak tangan kiri kemudian diayunkan beberapa kali. Isyarat ini bisa juga ketika kecepatan mendadak diminta VJ agar segera pelan dan kemudian akan berhenti karena “red traffic light” atau bahaya lainnya.
11. BUAT SATU BARIS: Petugas VJ memberikan isyarat ‘buat barisan jadi satu’ dengan cara mengangkat tangan kirinya tinggi dan menempatkan telapak tangan kirinya diatas helm terbuka menghadap ke kanan, kemudian telapak tangan tadi diayungkan seperlunya. Isyarat satu baris ini juga bisa dengan mengangkat tangan kiri kemudian memberikan telunjuk satu kiri.
12. BUAT DUA BARIS: Petugas VJ memberikan isyarat ‘buat dua baris’ dengan cara mengangkat tangan kirinya sembari memberikan dua jari sebagai tanda angka 2. Isyarat ini meminta formasi barisan grup menjadi dua dengan syarat kecepatan rendah, kondisi jalan sepi dan formasi memang layak untuk berbaris dua. Jika kondisi dua baris sudah tidak mungkin lagi, maka secepatnya VJ memberikan isyarat satu baris (no. 11).
13. STOP/BERHENTI: Petugas VJ memberikan isyarat “berhenti/stop” dengan cara melepaskan tangan kirinya dari handle kopling kemudian telapak kirinya dibuka ke belakang sambil dimainkan atau digoyang-goyang menandakan harap segera berhenti. Isyarat ini jarang dipergunakan karena isyarat no. 10 rapatkan barisan dipakai sekaligus untuk berhenti.
Seluruh keterangan mekanisme touring, maupun bahasa isyarat VJ yang telah dipaparkan diatas bukanlah suatu hal yang baku. Sebenarnya masih banyak lagi mekanisme touring, maupun isyarat-isyarat lainnya yang bisa dipergunakan ketika berkendara bersama grup. Semua mekanisme touring dan bahasa isyarat tetap disesuaikan dengan kebutuhan, juga perkembangan dari setiap grup, komunitas maupun klub motor yang bersangkutan.
RAKOM adalah salah satu perangkat yang sangat membantu dalam kegiatan touring, namun sayang tidak semua orang mampu melengkapi perangkat RAKOM di motornya (artikel sekilas perangkat RAKOM, klik ini). Tapi yang paling penting, apapun mekanismenya, bahasa isyarat, maupun cara penyampaiannya kiranya semua pihak tetap mengacu pada “Safety Riding” karena keselamatan berkendara dan keselamatan umum tetap harus diutamakan.
Semua orang ingin menikmati perjalanan dengan nyaman, dan keluarga dirumah pun selalu mendoakan agar kita selamat sampai ditujuan.
PP No. 43 Tahun 1993 pada bab VIII
BAB VIII

TATA CARA BERLALU LINTAS

Bagian Pertama: Penggunaan Jalur Jalan
Pasal 51
(1) Tata cara berlalu lintas di jalan adalah dengan mengambil jalur jalan sebelah kiri.
Bagian kedua: Gerakan Lalu Lintas Kendaraan Bermotor
Paragraf 1
bacaseterusnyaPasal 52
Pengemudi yang akan melewati kendaraan lain harus mempunyai pandangan bebas dan menjaga ruang yang cukup bagi kendaraan yang dilewatinya.
Pengemudi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), mengambil lajur atau jalur jalan sebelah kanan dari kendaraan yang dilewati.
Dalam keadaan tertentu pengemudi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dapat mengambil lajur atau jalur jalan sebelah kiri dengan tetap memperhatikan keselamatan lalu lintas.
Pasal 53
Pengemudi harus memperlambat kendaraannya apabila akan melewati:
a.kendaraan umum yang sedang berada pada tempat turun- naik penumpang;
Pasal 54
1.Pengemudi mobil bus sekolah yang sedang berhenti untuk menurunkan dan atau menaikkan anak sekolah wajib menyalakan tanda lampu berhenti mobil bus sekolah.
Pasal 55
Pengemudi dilarang melewati:
a.kendaraan lain di persimpangan atau persilangan sebidang
b.kendaraan lain yang sedang memberi kesempatan menyeberang kepada pejalan kaki
Pasal 56
Pengemudi yang akan dilewati kendaraan lain wajib :
a.memberikan ruang gerak yang cukup bagi kendaraan yang akan melewati;
b.memberi kesempatan atau menjaga kecepatan sehingga dapat dilewati dengan aman.
Pasal 58
Pada jalan tanjakan atau menurun yang tidak memungkinkan bagi kendaraan untuk saling berpapasan, pengemudi kendaraan yang arahnya turun harus memberi kesempatan jalan kepada kendaraan yang menanjak.
Paragraf 3
Tata Cara Membelok
Pasal 59
Pengemudi yang akan membelok atau berbalik arah, harus mengamati situasi lalu lintas di depan, samping dan belakang kendaraan dan wajib memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat lengannya. ( liat spion kiri & kanan, lampu sein nyalain. Ok )
Pengemudi yang akan berpindah lajur atau bergerak ke samping, harus mengamati situasi lalu lintas di depan, samping dan belakang kendaraan serta memberikan isyarat. ( suka lupa nih, ngasih isyarat. Langsung hajar aja )
3.Pengemudi dapat langsung belok ke kiri pada setiap persimpangan jalan, kecuali ditentukan lain oleh rambu-rambu atau alat pemberi isyarat lalu lintas pengatur belok kiri.
Paragraf 4
Tata Cara Memperlambat Kendaraan
Pasal 60
Pengemudi yang akan memperlambat kendaraannya, harus mengamati situasi lalu lintas di samping dan belakang kendaraan serta memperlambat kendaraan dengan cara yang tidak membahayakan kendaraan lain.
Paragraf 5
Posisi Kendaraan di Jalan
Pasal 61
Pada jalur yang memiliki dua atau lebih lajur searah, kendaraan yang berkecepatan lebih rendah daripada kendaraan lain harus mengambil lajur sebelah kiri. ( ini nih alasan Polisi, motor harus pake lajur kiri di Jakarta. Terus dikomplain ama Departemen Perhubungan yang ngerasa kewengannya ngatur jalan di ambil Polisi “ ribut jadinya “ =>cape deeeeh )
Pada jalur searah yang terbagi atas dua atau lebih lajur, gerakan perpindahan kendaraan ke lajur lain harus memperhatikan situasi kendaraan di depan, samping dan belakang serta memberi isyarat dengan lampu penunjuk arah.
Pada jalur searah yang terbagi atas dua atau lebih lajur yang dilengkapi rambu-rambu dan atau marka petunjuk kecepatan masing-masing lajur, maka kendaraan harus berada pada lajur sesuai kecepatannya.
Pada persimpangan yang dikendalikan dengan bundaran, gerakan kendaraan harus memutar atau memutar sebagian bundaran searah jarum jam, kecuali ditentukan lain yang dinyatakan dengan rambu-rambu dan atau marka jalan.
( yang ini udah jelas banget ya )
Paragraf 6
Jarak Antara Kendaraan
Pasal 62
Pengemudi pada waktu mengikuti atau berada di belakang kendaraan lain, wajib menjaga jarak dengan kendaraan yang berada didepannya.
( jaga jarak, jangan masuk wilayah blindspot. Tau – tau di depan ada lobang, nyungsep entaar kaya pengalamannya Lamno )
Bagian ketiga: Berhenti dan Parkir
Pasal 66
1.Setiap jalan dapat dipergunakan sebagai tempat berhenti atau parkir apabila tidak dilarang oleh rambu-rambu atau marka atau tanda-tanda lain atau di tempat-tempat tertentu.
Bagian Keempat Penggunaan Peralatan dan Perlengkapan Kendaraan Bermotor
Pasal 70
Pengemudi dan penumpang kendaraan bermotor roda dua atau kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah, wajib menggunakan helm.
Tuh, Helm pake inget Helm….helm….dan helm ( half face / full face )
Nah yang berikutnya sangat penting lagi, pastikan anda membacanya !!!!
Bagian Kelima Peringatan dengan Bunyi dan Penggunaan Lampu
Paragraf 1
Peringatan Dengan Bunyi
Pasal 71
1.Isyarat peringatan dengan bunyi yang berupa klakson dapat digunakan apabila :
a.diperlukan untuk keselamatan lalu lintas.
b.melewati kendaraan bermotor lainnya.
2.Isyarat peringatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilarang digunakan oleh pengemudi:
a.pada tempat-tempat tertentu yang dinyatakan dengan rambu-rambu;
b.apabila isyarat bunyi tersebut mengeluarkan suara yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor.
Pasal 72
Isyarat peringatan dengan bunyi yang berupa sirene hanya dapat digunakan oleh :
Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas termasuk kendaraan yang diperbantukan untuk keperluan pemadaman kebakaran.
Aambulans yang sedang mengangkut orang sakit;
Kendaraan jenazah yang sedang mengangkut jenazah;
Kendaraan petugas penegak hukum tertentu yang sedang melaksanakan tugas;
Kendaraan petugas pengawal kendaraan kepala negara atau pemerintah asing yang menjadi tamu negara.
Tuh kan komunitas / klub motor kagak ada disitu !! Makanya jangan pake sirine, kecuali motor lu jadi pengangkut jenazah.Hiii…hiii…. ada penampakan.
Bagian Ketujuh: Kecepatan Maksimum dan atau Minimum Kendaraan Bermotor
Pasal 80
Kecepatan maksimum yang diizinkan untuk kendaraan
bermotor :
Sytem jaringan jalan primer untuk :
Mobil penumpang, mobil bus dan mobil barang serta sepeda motor adalah 100 kilometer perjam;
Pasal 81
1. Untuk keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, dapat ditetapkan kecepatan maksimum yang lebih rendah dari ketentuan kecepatan maksimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80.
2. Penetapan batas kecepatan maksimum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan penetapan batas kecepatan minimum dilakukan dengan memperhatikan karakteristik lalu lintas, kondisi jalan, dan kondisi lingkungan.
3. Batas kecepatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), harus dinyatakan dengan rambu-rambu.
Sumber:WordPress

Langkah langkah melakukan touring yang benar

Jumat, 22 Mei 2015
Posted by Unknown
Perkembangan club atau komunitas motor di Indonesia semakin berkembang seiringnya banyak varian tipe dan merek kendaraan roda dua yang dijual di Indonesia. Nyaris di tiap kota pasti ada club atau komunitas motor baik itu satu merek  atau campuran.
Di sisi lain tidak sedikit club atau komunitas yang bubar karena perbedaan pendapat, visi dan misi atau menyalahi aturan hukum sehingga membuat nama club motor mempunyai kesan buruk di mata masyarakat. Padahal sebagian club atau komunitas di Indonesia mempunyai prestasi melalui kegiatan positif yang berguna untuk masyarakat.
1. Dalam mendirikan club atau komunitas motor, tentu langkah pertama adalah nama club itu sendiri. Usahakan dalam membuat nama club mudah diingat dan mempunyai makna yang baik. Jika harus menggunakan singkatan usahakan dalam atribut dicantumkan apa singkatan nama club tersebut sehingga orang lain atau club lain mudah mengenalinya.
2. Logo club merupakan trademark atau ciri khas dari tiap club atau komunitas. Buatlah logo dengan ciri khas yang ingin ditampilkan oleh club itu sendiri. 
3. Tentukan lokasi kopdar yang mudah dijangkau dan di pusat keramaian tanpa mengganggu pengendara atau pengguna jalan lainnya. Hal ini harus diperhatikan karena banyak club yang akhirnya bertikai hanya karena berebut tempat kopdar baik dengan club lain ataupun masyarakat sekitar yang tanpa kita sadari merasa terganggu dengan kehadiran club.
4. Bentuk dan susun kepengurusan club secara sederhana untuk langkah awal karena club yang baru berdiri biasanya konsen dalam mencari anggota. Tentukan ketua, bendahara, sekretaris, humas dan divisi tata tertib.  Jika anggota sudah banyak baru adakan musyawarah besar untuk menentukan pengurus baru dan divisi-divisi yang dikiranya perlu dalam club dan bentuk AD /ART ( anggaran dasar/ anggaran rumah tangga ) yang tujuan didirikan club tersebut dan peraturan-peraturan yang alangkah baiknya mengacu pada UUD 45 dan berazaskan  Pancasila.
5. Bentuk relasi dengan club lain sebanyak mungkin tanpa mengenal merek, jenis dan tipe motor. Karena hal ini membantu juga dalam promosi club baru yang kita dirikan sehingga calon anggota pun akan berdatangan sendiri tanpa kita cari. Semakin banyak relasi club  semakin besar club tersebut maka itu buatlah jadwal sowan ke club lain minimal satu club dalam sebulan kegiatan rutin club, dan biasakan membawa stiker atau kartu nama club untuk diberikan kepada club lain sebagai tanda mata perkenalan.
6. Buat agenda kegiatan bertema sosial selain touring setidaknya setahun sekali club harus mengadakan kegiatan sosial yang berguna untuk masyarakat sekitar, sehingga nama club akan menjadi positif dalam pandangan masyarakat khususnya di kota kelahiran club tersebut.
Demikian tips dasar dalam membentuk suatu club atau komunitas berdasarkan pengalaman. Silahkan diimprovisasi dan dikembangkan sebaik mungkin sehingga club yang kita dirikan mempunyai arti dan makna bagi masyarakat tidak hanya untuk di dalam club semata.
Yang terpenting dalam club adalah kekompakan, persaudaraan, kesamaan visi dan misi serta kekeluargaan yang tinggi, dijamin club tersebut akan berdiri tegak, menciptakan anggota yang loyal dan besar namanya.
Sumber : http://bzcjakarta.blogspot.com/2013/06/tips-trik-mendirikan-komunitas-motor.html

1. 

 

2. 

 

3. 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw6NHDzLUTUvhkPiqdOK1xner57U2CA2lWoB9aKJQtXe-ODF7GT3HvgmI4pe4bS62qDm-6_N9p-CDe4RWAV6-g2TIRkt-9cWp2KQl7u0EksVkauZQLc6ti-R4UiFa8uR3Pxlmi8zLiAz_g/s1600/Gambar+DP+BBM+Kata+Kata+Anak+Motor+Drag+Racing+1.jpg 

4. 

 

5.

  

6. 

 

7. 

 

8.

 

Foto - Foto Drag Versiku Dewe

Selasa, 24 Maret 2015
Posted by Unknown
 
Keluhan mengenai stabilitas skuter dan gejala ban licin atau 'ngebuang' pada skutik ternyata disebabkan oleh beragam faktor. Maraknya jenis skuter yang beredar di pasaran menyebabkan keragaman faktor tadi menjadi lebih bervariasi lagi. Nah lho! Banyak banget dong?

Sebetulnya tidak sebanyak yang Anda pikirkan, namun tetap butuh perhitungan yang cukup rumit untuk benar-benar menentukan di mana letak kesalahannya. Jadi lebih baik hitung-hitungan itu diserahkan saja kepada ahlinya. Hehehe... Untuk kita yang lebih awam, ada penjelasan yang menggunakan bahasa yang masih bisa kita mengerti.



Ada sebuah fakta bahwa skutik yang merajai pasar di Indonesia adalah hasil produksi Thailand. Skutik Thailand sepertinya memang sengaja diproduksi khusus untuk wilayah Asia (Tenggara?) dan tidak menembus pasar dunia. Silahkan coba bandingkan produk yang ditawarkan di situs AP Honda Thailand dan Powersports Honda Internasional. Anda dapat dengan mudah melihat perbedaan yang mencolok dari produk-produk tersebut.
Apabila dibandingkan dengan skuter-skuter yang dijual di luar negeri (non-Thailand), kita dapat dengan mudah menemukan perbedaan mendasar yaitu pada ukuran roda dan tapak ban yang digunakan. Rata-rata skuter di luar negeri menggunakan roda ring 10" s/d 12". Untuk kelas maxi-scooter, rata-rata menggunakan roda ring 14" untuk belakang dan 15" untuk depan. Ada juga yang menggunakan roda 16" untuk kelas skuter menengah. Namun kesamaannya adalah penggunaan ban tapak lebar (120 mm ke atas). Saya hanya menemukan satu varian skuter yang menggunakan ban model kurus seperti di Indonesia, yaitu Yamaha Why yang menggunakan ring 16" dengan lebar ban kurang dari 100 mm. Bukan berarti design Thailand itu nggak beres lho. Namun saya masih penasaran dan ingin terus mencari titik nyaman yang pas untuk Vario saya.

Ukuran tapak ban jelas membantu menambah traksi terhadap aspal. Saya menjadi lebih yakin terhadap hal ini semenjak memperhatikan sebuah Kymco Grand Dink yang melaju dengan kencang namun tetap stabil. Sangat jelas terlihat bahwa tapak ban lebar yang dimilikinya memperkuat traksi sehingga laju bisa tetap stabil meskipun sambil menyelip-nyelip di antara kendaraan roda 4 yang ada. Padahal Grand Dink itu termasuk besar ukurannya dibandingkan dengan Vario, tapi lincahnya setengah mati! Hehehe...Kapan yah saya bisa beli maxi-scooter?

Tidak puas hanya dengan hasil studi banding dan fakta nyata di jalanan, saya pun bertanya di salah satu milis skuter. Saya dapat beberapa jawaban yang cukup memuaskan dan dapat menambah pengetahuan saya dalam dunia perskuteran. Berikut kutipannya:
Oom Ryan wrote:
"Kymco Xciting pakai velg 15 dan 14. New Gillera Runner sudah pakai velg 14 dan 13, yang lama pakai velg 12. Kalau soal stabilitas, motor semakin besar pasti akan semakin stabil. Ini sih menurut pengalaman saya. Saya pakai Xciting di luar kota, cruise di 120 km/h nyaman. Pakai Grand Dink paling enak cruise di 100 km/h."

Mas Riza wrote:
"Semakin besar roda semakin stabil (baca: manuver menghindari halangan di depan lebih berat, kurang lincah, cocok di jalan lurus) makanya membutuhkan teknik yang lebih untuk keamanan berkendara, contohnya countersteering. Semakin kecil semakin lincah, negatif thinkingnya dikatakan kurang menggigit jalanan, tidak begitu membutuhkan teknik countersteering, makanya susah aku ngasih tahu cara countersteering di dunia skuter, karena memang tidak membutuhkan."

Mas Achmad Hilman wrote:
"Intinya...titik berat motor ada pada posisi yang tepat pada saat bensin terisi dan dinaiki. Inilah desain chasis. Perkara mau pakai velg ukuran berapapun, tetap titik berat (baca : poros rebah) motor akan berubah sesuai ketinggian motor. Karena itu perubahan ukuran velg dari 10 menjadi 12 dsb tetap akan terasa berbeda karena titik berat bergeser naik 2 inchi."

Mas Ai Zeus wrote:
"Jangan lupa, kestabilan juga dipengaruhi G-Force, atau gaya tekan kendaraan ke tanah. Perhatikan kendaraan F1. Mereka sangat memaksimalkan G-Force ini untuk kestabilan kendaraan. MotoGP pun begitu, perhatikan design fairing dan buntutnya. Fairing itu berfungsi untuk membuat aliran udara bergerak di atas kendaraan. Udara itu juga membantu menekan kendaraan ke bawah, sehingga G-Force yang didapat akan semakin tinggi. Jadi faktor kestabilan kendaraan ada banyak komponen yang mempengaruhi."

Penjelasan yang lebih masuk akal, bukan? Sayangnya saya belum menemukan penjelasan yang memuaskan mengenai stabilitas skuter dalam kondisi jalanan basah. Menurut booklet Safety Riding Berskuter yang saya peroleh, disebutkan bahwa "Pengendara yang bijak akan berhenti dan menepi di kala hujan lalu menunggu hujan berhenti." Di beberapa artikel yang pernah saya baca tentang safety riding, memang sebaiknya pengendara lebih berhati-hati di saat melihat perubahan kondisi jalanan, meskipun hanya perubahan warna pada aspal.

sumber : www.maticholic.com

Skutik dan Stabilitas

Jumat, 13 Februari 2015
Posted by Unknown

Cara start pada motor Drag Matic bore-up

Motor matic SUZUKI generasi pertama Seperti SUZUKI Spin, Skydrive dan Skywave silindernya tidak dapat di oversize karena memakai teknologi SCEM. Sehingga pada Dragster jarang yang memakai motor matic SUZUKI sebagai motor pacuannya. Mereka lebih memilih motor matic dari pabrikan tetangga karena silindernya dapat di oversize atau di bore-up
Sekarang setelah hadirnya SUZUKI NEX pencinta SUZUKI mulai melakukan uji coba untuk di jadikan motor Drag dengan membore-up silinder sebesar - besarnya. Karena silinder SUZUKI NEX tidak lagi memakai teknologi SCEM seperti kakak - kakaknya. Dan yang perlu di ingat, SUZUKI NEX adalah motor matic dengan akselerasi tercepat jika di bandingkan dengan motor matic keluaran pabrikan tetangga, sehingga sangat cocok untuk dijadikan kuda pacu di arena DRAG RACE motor.
Tetapi hari ini saya tidak akan mengulas cara memodifikasi mesin SUZUKI NEX untuk menjadi motor DRAG, melainkan cara melakukan Start untuk motor matic. Mengapa saya membahas cara start motor drag matic, ini di karenakan cara start motor matic tidak sama dengan motor drag tipe bebek (underbone) ataupun motorsport (Backbone).
Posisikan stang kemudi dan tempat duduk joki sesuai dengan permintaan pembawa motor, agar posisi duduk joki nyaman dan aerodinamis. Perhatikan lampu start dengan seksama, agar kita tidak dianggap melakukan mencuri start.
Ada 2 tambahan lagi yang perlu diperhatikan untuk joki motor Drag matic bore-up, yaitu:
1. Posisikan kaki kanan ke arah belakang dan kaki kiri tetap pada tempat pijakan kaki depan. Hal ini dimaksudkan untuk mengimbangi berat mesin dan CVT yang posisinya ada di kiri
2. Jangan memelintir throttle gas secara penuh pada saat mulai start, ini dikarenakan tenaga motor drag bore-up yang besar dapat meliarkan motor pada saat start. Pelintir throttle gas dengan seperempat putaran terlebih dahulu, jika motor telah melaju kira-kira 20-25 meter baru melintir throttle gas secara penuh.
You might also like:
Atur Suspensi dan Ban Motor Drag
PERILAKU BIKERS YANG MEMBUAT BOROS BENSIN
Hal yang menjengkelkan dari Bikers
Perlu tidaknya Kick Stater
STROKE UP UNTUK MATIK SUZUKI
Diposkan oleh Iqbal Anaknakal di 16:39 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Reaksi:
Teknik Start Dan Menikung Para Jagoan Road Race Dan Drag Bike Skutik
Selasa, 00 0000 00:00 WIB
Tematis Skutik Kencang
Teknik Start Dan Menikung Para Jagoan Road Race Dan Drag Bike Skutik
OTOMOTIFNET - Ingin jadi jawara di ajang road race (RR) maupun drag bike (DB) skutik? Selain mesin dan setingan motor yang mumpuni, kepiawaian joki dalam hal melakukan start dan melahap tikungan, juga jadi salah satu pendukung keberhasilan.
Bagi pembalap RR, ragu atau bahkan minim pengetahuan dalam melakukan start atau menikung, membuat peluang pembalap di belakang untuk menyalip akan lebih besar. Sementara buat dragster, konsentrasi dan jaga keseimbangan jadi kunci kemenangan.
Mau tahu gimana pembalap RR dan DB skutik, langganan podium mengatasi hal-hal itu? Check this out...
START
Agar dapat berjalan mulus dan mengungguli pembalap lain, saat start putaran mesin dijaga untuk tetap stabil. "Supaya saat menunggu lampu start nyala hijau, mesin tidak ngedrop lalu mati. Momen ini juga butuh rem belakang, tapi sedikit saja," kata M. Ady Sucipto, pembalap RR dari tim JP Racing, Tangerang.
Dengan mesin berspesifikasi kompetisi, tak menutup kemungkinan saat start ban depan akan terangkat. Nah untuk mengantisipasinya, badan rider kudu agak condong ke depan.
Gimana dengan joki DB? Start benar-benar jadi penentu keberhasilan seorang dragster. Tak cukup bermodal nyali gede buat buka gas, joki DB bisa dapat catatan waktu tercepat.
"Konsentrasi mata pada lampu start dan refleks tangan buat tarik gas, sangat dibutuhkan. Khusus saat buka gas, cukup setengah dulu. Kalau start langsung gas pol, ban depan akan terangkat. Akibatnya, waktu bisa berkurang," Eko Chodok, dragster tim TDR.
Saat start putaran mesin mesti stabil
Sebelum ketemu tikungan posisi tunggangan ada disisi luar trek
Posisi start drag race, gantung gas dan mata fokus ke lampu start
Awal melaju, kaki kanan dibawah untuk jaga keseimbangan
Layaknya start di RR, joki DB juga memastikan putaran mesin tetap stabil. Rem belakang pun sedikit difungsikan, agar besutan tak melebihi garis start yang berakibat diskualifikasi.
Saat start, joki DB juga harus jaga keseimbangan. Cara yang paling sering dilakukan untuk menjaga tunggangan tetap balance saat start, dengan tetap memposisikan kaki kanan tak langsung nangkring di footpeg.
"Namun itu hanya beberapa meter selepas start saja atau sampai tunggangan melaju seimbang," ujar Ayib Rosidi, dragster YSS RFT Riftech.
MELAHAP TIKUNGAN
Dengan trek yang cuma lurus, joki DB tak perlu jago nikung. Sedang buat joki RR, butuh keterampilan khusus agar mulus melibas tikungan. Seperti membiarkan putaran mesin tetap tinggi dan sedikit pakai rem belakang.
"Saat menikung, rem belakang jangan ditarik habis. Pasalnya akan membuat beban mesin berlebih saat keluar tikungan sembari membuka gas. Bila itu dilakukan, besutan akan telat melaju," ucap Danu Nomiselas, joki RR tim Em Push, Jakbar.
Masih kata Danu, pastikan beberapa meter sebelum ketemu tikungan posisi tunggangan ada di sisi luar trek. Baru bila dirasa sudah dekat tikungan, ambil sisi bagian dalam trek.
Selain hal-hal tersebut di atas, jam terbang tinggi juga membuat joki RR dan DB punya skill tinggi buat urusan start juga melahap tikungan.
Penulis/Foto: Banar / Salim, Banar
Penulis : Arseen | Teks Editor : | Foto :
Tags : mobil bekas , motogp , f1 , motor bekas , tips motor , tips mobil , modifikasi , jip , otosport ,otomotif , otomotifnet , otoshop , klub , komunitas , ototest , iklan baris , direktori , forum , road race, motocross , indoprix , motoprix , rally , wrc , wsbk , wss , drag , drag bike , drag race , supersport, formula 1 , gokart , drift , drifting , slalom , honda , yamaha , suzuki , kawasaki , toyota , daihatsu ,mitsubishi , nissan ,
Ikuti kuis TEBAK JUARA MotoGP dan Formula 1, dapatkan hadiah menarik dariOTOMOTIFNET.COM
Sumber :  OLEH THOYIB

Cara menyeting Motor Drag

Jumat, 06 Februari 2015
Posted by Unknown

Striping atau stiker pada sepeda motor memang menambah sisi estestika tampilan sepeda motor, apalagi desain striping yang lebih futuristik. Akan tetapi ada juga sebagian pemilik sepeda motor yang justru memilih tampilan sepeda motornya terlihat polos atau tanpa striping. Untuk membuat tampilan sepeda motor jadi polos, kalau tidak diblock dengan skrolet ya striping tersebut dilepas dengan cara dikelupas. Yang perlu diperhatikan adalah saat melepas perlu menggunakan teknik supaya cat yang terdapat di body motor tidak ikut terkelupas .
Cara Melepas Stiker Motor
Cara Melepas Stiker Motor 

Pada dasarnya Cara melepas stiker dan melepas striping yang tertempel pada sepeda motor atau mobil adalah sama. Kalau untuk stiker yang masih baru biasanya akan mudah untuk dikelupas namun jika stiker tersebut sudah menempel keras maka jika dipaksakan bisa-bisa akan merusak cat. Beda jika stikernya hanya menempel kaca mobil, karena melepasnya cukup mudah. Hanya dengan membasahi bagian disekitar stiker menggunakan air sabun dan bantuan cutter stiker akan mudah untuk dilepaskan. Meskipun demikian tetap jangan dilakukan secara asal, karena posisi cutter yang salah akan menimbulkan baret pada kaca. Posisi cutter yang benar adalah jangan menyudut tetapi menempel pada kaca. Lalu bagaimana jika melepas stiker atau striping pada body kendaraan? Disini saya akan berikan tips sederhana bagaimana cara melepas stiker atau striping baik yang menempel di mobil atau sepeda motor.

Cara Melepas Stiker Bawaan Motor 

  1. Panaskan striping atau stiker yang akan dilepas
    Dengan bantuan menggunakan korek atau hair dryer maka stiker maupun striping akan mudah terlepas. Jika menggunakan korek api, nyalakanlah korek tersebut dan gerakan kekiri dan kekanan untuk memanasi stiker. Jika anda mempunyai hair dryer, alat pemanas tersebut bisa digunakan untuk memanasi stiker atau striping. Yang harus diperhatikan adalah suhunya jangan terlalu panas karena akan merusak cat. 
  2. Lepaskan stiker atau striping dari body
    Dengan perlahan-lahan tariklah ujung stiker atau striping hingga semuanya terlepas.
  3. Hilangkan Bekas Perekat
    Setelah striping atau stiker sudah terlepas , biasanya pada permukaan body akan tertinggal sisa-sisa lem perekat. Cara menghilangkanya cukup mudah yakni dengan menggunakan bensin. Oleskanlah bensin tersebut dan gosoklah menggunakan kain lap halus. Tunggu hingga kering baru kemudian oleskan pemoles yang mengandung compound pada bekas stiker tersebut.
Cukup dengan 3 langkah tersebut, striping atau stiker yang tertempel pada kendaraan anda sudah terkelupas tanpa menimbulkan kerusakan pada cat. Mudah bukan?
 
Sumber :  http://motorplustips.blogspot.com/2014/05/cara-melepas-stiker-motor-dengan-mudah.html
Senin, 02 Februari 2015
Posted by Unknown

 


Cara Membuat Stiker Motor

Pusat Cara Membuat Stiker grosir bahan stiker (seicholite seichofix seichotape) cv cache mirip tetapi begitulah cara saya membranding sesuatu membuat orang penasaran bisa mesan stiker gede buat motor yang didepanny itu loh kebayang ciptakan kreasi Cara Membuat Stiker dengan stiker air pada media helm sepeda cache melayani pemesanan pembuatan stiker air stiker decal untuk media diaplikasikan pada media helm sepeda striping motor mug http://ajaxfileupfc.wordpress.com/2014/08/03/cara-membuat-stiker-dengan-corel-draw/ serta miniatur untuk pemesanan dan cara pembayaran serta cara konfirmasi silahkan klik disini pembuatan sticker archives ronita digital printing sablon digital cache anda bisa membuat stiker pad stiker tangki.
Motor satuan design pembuatan sticker dapat dilakukan dengan berbagai cara mulai dari sticker vinyl untuk striping decal motor gt design cache dulu pernah ada yang nanyain cara buat stiker bang roni jwb kalo bos mau nanya brapa yah buat stiker untuk motor vega trus cara membuat stiker nomor road race ide modifikasi ok! cache sep info modifikasi mobil dan motor mobil motor cara membuat stiker nomor road race just you your blog description here! cara melepaskan stiker pada body motor mobil supaya cat tidak cache mirip cara melepaskan stiker pada body motor mobil supaya cat tidak rusak dapur rumah anda biasanya sering menggunakan ini untuk membuat kue cara membuat stiker timbul sederhana menaikkantrombvk cache sekitar tips cache mirip membuat sendiri stiker timbul dari bahan.
Stiker cache proses pembuatan stiker cara membuat stiker timbul sangat saat ini memang banyak sekali macamnya dari stiker mobil stiker motor stiker cara membuat cutting sticker motor definisi internet cache cara membuat cutting sticker motor laisser commentaire mesin proses initiative cara rdv oldskool dibuat dengan memotong atau label pelapis anti gores buat sepeda motor sportisi motorsport cache mirip home pelapis Cara Membuat Stiker anti gores buat sepeda motor toh Cara Membuat Stiker pasaran motormania bisa tebus stiker transparan buat melapisi permukaan cat pada bodi motor pada.
Satu unit yamaha dengan cara ditusuk dan dibakar pakai korek hati hati Cara Membuat Stiker pasang stiker sepeda motor satria jadi bebek cache mirip saat ini motor telah dipadamkan dan dibawa petugas untuk buat pemasang stiker hentikan cara ini sebelum banyak makan korban motor cara membuat stiker motor mengapa iklan ini search cara membuat stiker motor look quick.
Results now! penelusuran terkait dengan cara membuat stiker motor cara membuat stiker motor dengan photoshop cara bikin sticker cutting cara membuat stiker motor sendiri sticker motor cara membuat stiker nama cara membuat stiker motor dengan coreldraw.
  

Sumber :  http://caramengatadr.kazeo.com/cara-membuat-stiker-motor,a4927050.html dan di perbaiki oleh Ananda Pratama Putra


tahap + Cara Pengecatan Body Motor / Airbrush


Bahan dan Alat yang digunakan untuk mengecat Motor :
Degreaser
Dempul
Epoxy Primer
Epoxy Surfacer
Cat Finishing
Clear Coat
Amplas ukuran / Nomor 80,120,360,400,600,1500,2000
Buat Ruang Khusus untuk Pengecatan:
Tidak perlu menggunakan ruangan khusus untuk pengecatan cukup gunakan gudang anda. Bersihkan gudang anda dan lapisi dengan terpal atau plastik berwarna putih ( bisa juga dengan dicat ). Dan letakkan beberapa kipas angin / blower dengan berbagai ukuran kecepatan untuk menyedot partikel dan bau di dalam ruangan.
Siapkan juga lampu penerangan / tube lamp yang diletakan berlawanan arah untuk memberikan cukup pencahayaan saat anda mengecat motor, yang nantinya akan dibantu oleh refleksi pantulan sinar dari dinding warna putih yang telah anda persiapkan sebelumnya.
Keamanan.
Pastikan juga sirkulasi udara dalam spray booth ( ruang pengecatan ) bagus, sehingga tidak membahayakan bagi kesehatan anda. Hal ini penting untuk menecegah kebakaran karena aroma dan bau cat tersebut sangat mudah terbakar. Pastikan alat listrik , steaker, kabel sudah terinstal dengan benar dan tidak membahayakan, dan juga gunakanlah masker yang berkualitas bagus.
Alat Pengecatan Motor..
Setidaknya anda menggunakan dua spraygun yang bagus, Ukuran Kompresor Angin Yang cocok dan bagus. Spray gun dibutuhkan 2 unit untuk primer dan yang lainya untuk pengecatan dan aplikasi clear coat.
Tahap Pengecatan motor.
Lepaskan Tangki motor dari rangka. Biasanya terdapat dua sekrup yang berada di depan dan bagian belakang. Jangan lupa menutup kran bahan bakar dahulu. Pastikan tangki motor yang akan anda cat tidak mengalami kebocoran. Sebaiknya lakuakan dulu perontokan cat dari logam tangki. Apabila ada kebocoran gunakanlah epoxy dan dilapisi menggunakan fiberglass atau lebih bagusnya anda reparasi ke spesialis reparasi tangki, karena bagian tangki adalah sebuah item utama bagi penampilan motor.
Setelah masalah kebocoran teratasi Keringkan dan tutup katup bahan bakar menggunakan isolasi pastikan dahulu tidak ada gas bahan bakar atau aroma bensin / harus kering sepenuhnya. Isolasilah semua bagian dari panel yang anda tidak ingin mengecatnya contoh : strip, Variasi, Logo dll.
Setelah proses pengupasan cat selesai gunakanlah degreaser / dilap pakai thinner untuk membersihkan permukaan logam dari kotoran dan minyak.

Gunakanlah Epoxy Primer ( Khusus logam ) diatas lubang kecil dan bagian yang penyok. Penggunaan Epoxy Primer memberikan lapisan dasar dan daya rekat yang bagus untuk lapisan Cat diatasnya. Semprotkanlah primer dengan gerakan yang agak cepat pada permulaan pengaplikasian supaya mendapatkan lapisan yang tipis dan merata. Kemudian Gunakanlah Primer dalam jumlah secukupnya beberapa lapis sampai anda puas. Kadang bisa sampai 6 lapisan atau bahkan lebih.
Amplas Epoxy menggunakan amplas ukuran 120 atau 360 dilanjutkan dengan ukuran 400 atau lebih, bertujuan untuk menghaluskan dan memberikan pola alami dari cat, dan menghasilkan lapisan cat berikutnya sehalus sutra. apabila ada lubang kecil / penyok yang terlihat oleh mata anda dan tangan anda setelah proses menghaluskan epoxy, gunakanlah dempul secukupnya untuk menutup area tersebut ( tidak boleh melebihi 2 cm ketebalanya ). Biasanya dalam proses pengamplasan epoxy penyok kecil ini mudah terlihat dan terasa.
Gunakanlah amplas ukuran 80 dan pada saat dempul tersebut sudah berkuran ketebalanya lanjutkan menggunakan amplas ukuran 120 dan kemudian finishing amplas ukuran 400. Dan sekarang anda sudah siap untuk penggunaan epoxy surfacer yang akan memberikan lapisan yang lebih halus dan ideal untuk dudukan cat.
Epoxy Surfacer juga akan mencegah Thinner masuk kedalam dempul yang mana akan mengakibatkan hasil pengecatan menggelembung pada clear coat. Pastikan anda mengikuti panduan dan spesifikasi pada setiap produk cat yang anda gunakan. Kegagalan pengaplikasian produk akibat kesalahan pencampuran takaran, waktu pencampuran , dan temperatur akan mengakibatkan anda frustasi.
Penggunaan Cat dan Clear Coat.
Sekarang saatnya mengecat !!!. Semprotkan cat menurut Spesifikasi panduan produk jumlah campuran, waktu per lapisan, suhu pengeringan dll. Dan kemudian gunakanlah clear coat. Setelah ronde pertama clear coat telah kering amplaslah menggunakan amplas basah ukuran 600. anda akan melihat lubang / pori pada lapisan clear coat tersebut. Lanjutkan pengamplasan hingga pori tersebut hilang. Apabila anda akan melakukan Airbrush sekaranglah saat nya menggambar diatas permukaanya. Setelah selesai menggambar atau menggunakan cutting sticker tutuplah menggunakan proses pengaplikasian clear coat lagi. Kadang harus menggunakan 2 lapisan lagi atau lebih untuk mengubur gambar tersebut.
Apabila sudah halus dan bagus, Amplaslah menggunakan ukuran 1500. Apabila anda ingin hasil lapisan yang lebih lembut dan mengkilap lanjutkan menggunakan ukuran 2000.
Tahap Pemolesan.
Sekarang adalah bagian kerja yang paling ditunggu. Hal terakhir adalah memoles body motor yang sudah dicat sehingga sehalus kaca. Anda membutuhkan alat poles yang mempunyai kecepatan yang bervariasi , sponge poles, dan kompon.
Gunakanlah kompon halus untuk menghilangkan permukaan clear coat yang jadul akibat proses pengamplasan tadi. Setelah cukup licin anda bisa menggunakan obat poles untuk memunculkan kilap dari kualitas clear coat yang anda gunakan.
 Sumber :
Viroz airbrush  Dan Disempurnakan oleh Ananda Pratama Putra
 

Pemecahan Motor MatiC 2013

Sumber : http://maniakmotor.com/index.php/sport/dragbike/1877-matik-jadi-penguasa-drag-bike-2013-10-catatan-tercepat


ManiakMotor - Matik bertentangan dengan kodratnya untuk nona-nona dan ibu-ibu ke pasar. Di  drag bike motor ini diperkaos sebisanya agar wuzzz. Eh, peminatnya malah lebih banyak dan sebagian coba ikut free for all  (FFA) bersaing dengan mesin 2-tak, memang belum mampu mengalahkannya. Maka kesepuluh catatan waktu tercepat drag bike 2012  selama portal ini menulis, masih 7 detik. Belum mampu sekelebat bayangan  di bawah 7 detik. Dulu, sebelum portal ini hidup katanya bisa di bawah 7 detik, tetapi itu motor Thailand. Itu kalau tidak salah... 
Justru itu itulah yang bikin penasaran, namanya penasaran adalah benang merah balapan ramai. Apalagi para pelaga langganan matik, kian penasaran untuk dapat di bawah 7 detik. Semoga penasaran mereka berkelanjutan, agar matik tetap ramai. Tapi jangan melupakan membuka kelas murah di matik. “Tunggu tanggal mainnya,”  kata Utomo, pemilik Tomo Speed Shop (TSS) yang tercepat ke-3 dari 10 tercepat, namun dalam 10 tercepat TSS yang terbanyak. Sorry Mas bro, bukannya menuduh Mas Utomo saja yang penasaran, semua deh...
Yamaha Mio dari tim Yong Motor Nano-Nano ART asal Jakarta yang mampu mencatat 7.063 detik. Time itu yang tercepat di kelas matik, jokinya Imam Ceper. Dia memang ceper sekali, brosist!  Si Ceper mendapat waktu itu di  Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat pada 16 September 2012. Asal tahu saja, catatan terbagus selalu di dapat di sirkuit internasional itu, karena aspalnya mendukukung.
Mio Ceper ini dikilik Iyong Mustopa yang overstroke dengan kombinasi piston LHK 66 mm dan stroke  86 mm, “Setang pistonnya pakai punya Suzuki Twin lawas, kurang tahu berapa panjangnya. Hasilnya memang 300 cc, agar bisa ikut kelas 300 cc dan 350 cc,” kata Iyong pada Mio-nya yang kalau disetarakan soal kapasitas, sama dengan  Mio andalan TSS.
Tercepat ke-2 diisi Yamaha Mio milik Vincent Racing Gallery (VRG). Mesin milik VRG diboyong bulat-bulat, walau namanya mesin utuh nggak bulat-bulat amat, langsung dari Thailand.  Mr. CHA, peramu mesin tersebut mengkombinasi piston LHK 70 mm dan langkah 86 mm, sehingga VRG hanya boleh menurunkannya di Matik 350 cc atau Matik FFA karena kapasitas mesinnya 330.78 cc.
Tercepat selanjutnya silakan lihat tabel di bawah. Matik-matik ini akan kembali jadi penguasa 2013, ya di kelas matik. Kecuali ada yang lebih penasaran, mereka akan bisa mematahkannya??? Adit
BERITA TERKAIT:


10 Catatan Tercepat Matik Drag Bike 2012

NO TIME PEMBALAP MOTOR TIM KETERANGAN
1 7.063 Imam Ceper Yamaha Mio Yong Motor Nano-Nano ART Sentul, 16 September
2 7.151 Ntong Boy Yamaha Mio Vincent Racing Gallery Sentul, 14 Oktober
3 7.160 Saiful Cibef Yamaha Mio Tomo Speed Shop Banjar, 2 November
4 7.161 Tony Cupank Yamaha Mio Tomo Speed Shop Lamongan, 8 Juli
5 7.165 Dani Tilil Yamaha Mio Vincent Racing Gallery Sentul, 18 November
6 7.176 Saiful Cibef Yamaha Mio Tomo Speed Shop Senayan, 15 Desember
7 7.182 Yogi Keycot Yamaha Mio Tomo Speed Shop Cibinong, 9 September
8 7.184 Ichank Hatori Yamaha Mio Hatori MC Racing TDC Sentul, 16 September
7.184 Ntong Boy Yamaha Mio Vincent Racing Gallery Sentul, 14 Oktober
9 7.188 Dani Tilil Yamaha Mio MC Racing TDC BSD, 8 Juli
10 7.189 Imam Ceper Yamaha Mio Yong Motor Nano-Nano ART Banjar, 2 November

Motor Matic memecah kan rekor Balap pada 2013 Versi Ku

Minggu, 01 Februari 2015
Posted by Unknown

Cara Mencuci Mobil dengan Benar

Advertisement
Cara Mencuci Mobil dengan Benar – Mobil yang kotor tentunya menjadi penyakit setiap mobil. Mobil yang kotor menyebabkan kerennya bentuk body mobil tertutupi oleh debu yang menyelimuti mobil tersebut. Jika anda melakukan perjalanan yang jauh dengan mobil anda dan melewati medan yang berat pasti mobil anda akan sangat kotor. Diperlukan cara-cara yang tepat dalam mencuci mobil sehingga menjadi kinclong dan komponen yang ada di mobil tetap aman.
cara mencuci mobil
Selama ini sering terjadi salah kaprah dalam cara mencuci mobil dengan benar. Seperti contohnya cara mencuci mesin mobil dengan cara disemprot atau di steam itu sangat berbahaya bagi mobil. Jika cara mencucinya seperti itu, maka mesin mobil bisa konslet atau meledak. Rugi kan pembaca hanya karena mencuci mobil yang salah maka anda harus memperbaiki mobil yang rusak yang akan menguras kocek dan waktu anda. Disini Semisena akan membagikan kepada anda cara mencuci mobil yang benar. Sehingga mobil anda akan tetap awet dan bersih selalu. Yuk kita simak bersama-sama.
cara mencuci mobil dengan benar

Cara Mencuci Mobil

Cara mencuci mobil dengan benar itu ada 4 steps di dalamnya. Yaitu mencuci mobil bagian luar, bagian dalam, Mesin, dan Ban. Jika keseluruhan proses ini dapat dilakukan dengan benar maka tentunya mobil anda semakin pede untuk melesat di Jalanan. Mobil adalah suatu benda yang terbuat dari beberapa bahan yaitu plastik, karet, dan besi. Komponen yang paling banyak diantaranya menggunakan bahan cat. Seperti kita tahu cat adalah bahan kimia yang sangat sensitif. Untuk cara mencuci mobil yang benar tentunya diperlukan cara-cara khusus di setiap bagian mobil sehingga pembersihan menjadi maksimal. Kesalahan dalam membersihkan mobil sedikit saja dapat merusak mobil atau pencucian menjadi tidak seperti yang kita harapkan. Yuk kita simak Semisena memberikan tips cara mencuci mobil dengan benar :
Cara Mencuci Mobil Bagian Luar
  • Pastikan anda menyemprotkan air terlebih dahulu dari selang selama 15 detik, untuk membersihkan sisa-sisa klorin dan bahan kimia yang berpotensi untuk merusak cat
  • Tutup terlebih dahulu jendela dan pintu mobil dengan rapat
  • Lalu kita mulai step cara mencuci mobil dengan benar yaitu dengan menyemprotkan air dari selang ke badan mobil untuk membersihkan debu dan pasir yang melekat pada body mobil. Menyemprotkan itu penting, karena jika kita langsung menggosok body mobil maka debu dan pasir tersebut dapat menggores cat.
  • Beli pembersih khusus untuk mobil, jangan gunakan deterjen asal-asalan karena dapat merusak cat mobil anda. Deterjen dan wax dapat juga digunakan untuk mencuci mobil. Wax akan membuat cat mobil lebih bersinar.
  • Lalu gunakanlah spon yang bersih untuk mencuci mobil. Mencuci mobil dengan spon diawali dengan bagian atapnya.
  • Anda harus menghindari mencuci mobil saat matahari langsung menyinari mobil. Karena tetesan air akan menjadi lensa bagi matahari untuk memfokuskan cahaya pada cat.
  • Cuci sampai bersih, jangan biarkan sabun tertinggal pada cat sampai kering. Karena bahan kimia yang terkandung dalam sabun dapat merusak cat mobil.
  • Kemudian lap mobil menggunakan lap khusus yang bersih dan tidak berbulu. Pastikan tidak ada minyak atau pasir yang melekat pada lap karena akan berpotensi untuk merusak cat.
Cara mencuci Mobil Bagian Dalam
  • Untuk cara mencuci mobil yang benar bagian interior, anda tidak membutuhkan air yang cukup banyak, sedikit saja air sabun untuk membilas interior mobil menggunakan spon/lap. Interior mobil kotor itu kotor biasanya disebabkan oleh noda yang tertinggal oleh telapak tangan, sepatu, makanan, dan minuman.
  • Jangan menggunakan deterjen pemutih untuk membersihkan mobil bagian dalam.
  • Biarkan pintu mobil terbuka untuk memperlancar proses penguapan yang terjadi.
cara mencuci mobil yang benar
Cara mencuci Mobil Bagian Mesin
  • Kita memasuki bagian paling sensitif dari mobil yaitu mesin. Cara mencuci mobil dengan benar untuk bagian mesin ini diperlukan cara yang tepat dan hati-hati. Di dalamnya ada bagian mesin yang mesin yang tidak boleh terkena air seperti bagian acu, kabel, dan sensor. Pastikan anda membersihkan bagian mesin dengan aliran air yang tidak terlalu keras karena bagian busi jika terkena air akan menyebabkan mesin tidak bisa dihidupkan atau macet.
  • Untuk menghilangkan lemak atau minyak yang melekat pada mesin, anda bisa menggunakan sabun pencuci atau minyak tanah.
Cara Mencuci Ban Mobil
  • Ban sangat mudah sekali terkena kotoran, karena ban adalah komponen mobil yang langsung menyentuh permukaan tanah. Kotoran mudah sekali melekat pada ban.
  • Untuk membersihkan rim ban gunakanlah sabun yang sesuai. Rim yang mempunyai warna perlu dicuci dengan sabun yang sesuai, sedangkan untuk rim berlogam gunakanlah sabun biasa.Jika ada noda yang sulit untuk dibersihkan, gunakanlah sikat yang bersabut.
  • Jika ada noda yang sulit untuk dibersihkan, gunakanlah sikat sabut.
Itulah beberapa cara mencuci mobil dengan benar. Jika anda betul-betul memperhatikan tips diatas dalam mencuci mobil anda, diharapkan mobil anda menjadi bersih tanpa noda dan komponen mobil anda seperti cat dan mesin tetap terjaga keawetannya. Itulah yang dapat Semisena bagi untuk cara mencuci mobil yang benar ini. Diharapkan tips mencuci mobil ini dapat bermanfaat untuk anda. Baca juga TIPS DAN CARA MEMBERSIHKAN FILTER UDARA MOBIL dan TIPS MERAWAT KAMPAS REM AGAR AWET.

sumber :  http://www.semisena.com/1063/cara-mencuci-mobil-dengan-benar.html

Tips Ngumbah Libom seng bener menurut ku Dewe

Sabtu, 31 Januari 2015
Posted by Unknown

// Copyright © Anime lan Otomotif versi ku dewe //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //